Arca Prajnyaparamita Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris 17774

No. Regnas CB CB.6
SK Penetapan
No SK : 251/M/2013
Tanggal SK : 27 Desember 2013
Tingkat SK : Menteri
Peringkat Cagar Budaya Nasional
Jenis Cagar Budaya Benda
Nama Cagar Budaya Arca Prajnyaparamita Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris 17774
Keberadaan Provinsi : Dki Jakarta
Kabupaten / Kota : Kota Adm. Jakarta Pusat

Arca Prajnyaparamita yang dibuat pada abad XII-XIII ditemukan di desa Singosari tahun 1818 oleh asisten Residen Malang, D. Monnereau. Arca ini dikenal juga dengan nama Ken Dedes. Pada tahun 1822 dibawa ke Belanda oleh Prof. C.G.C Reinward dan tahun 1841 diserahkan ke Museum van Oudheden (sekarang Museum of Antiquities) di Leiden dengan nomor inventaris 1403-1587.
Pada tahun 1903 arca dipindahkan ke Rijksmuseum voor Volkenkunde, dan pada bulan Januari 1978 arca ini diserahkan oleh Pemerintah Belanda kepada Pemerintah Indonesia, kemudian menjadi koleksi Museum Nasional dengan nomor inventaris 17774.

Arca menggambarkan seorang dewi yang duduk di atas lapik berbentuk bunga teratai terbuka (padmasana) yang menyatu dengan sandaran berupa lengkung prabha. Arca dewi ini mengenakan kain, perhiasan, dan mahkota yang sangat mewah. Kedua telapak tangan dalam posisi dharmacakra, yaitu posisi simbolik memutar roda hukum agama. Mata setengah terbuka menatap ke bawah, memperlihatkan tokoh Prajnyaparamita dalam sikap bermeditasi.
Prajnyaparamita adalah dewi dalam pantheon agama Buda yang mempunyai kedudukan tinggi di dalam aliran Mahayana. Ia dianggap sebagai istri Buda dan merupakan lambang ilmu pengetahuan yang sempurna.
Arca terbuat dari batu andesit berwarna abu-abu muda.

Peta Tidak Tersedia