Pasar Ikan Luar Batang

No. Regnas CB CB.63
SK Penetapan
No SK : 237/M/1999
Tanggal SK : 4 Oktober 1999
Tingkat SK : Menteri
No SK : 475 Tahun 1993
Tanggal SK : 29 Maret 1993
Tingkat SK : Gubernur
Peringkat Cagar Budaya -
Jenis Cagar Budaya Bangunan
Nama Cagar Budaya Pasar Ikan Luar Batang
Keberadaan Provinsi : Dki Jakarta
Kabupaten / Kota : Kota Adm. Jakarta Utara

Bangunan ini dimanfaatkan sebagai tempat pendaratan, pelelangan dan pemasaran ikan. Pada tahun 1929, Pasar Heksagon mengalami beberapa perbaikan dan pembaharuan pada blok-blok kelontong, tekstil, dan ikan. Perbaikan dan pembaharuan tersebut merupakan bagian dari anggaran belanja Gemeente Batavia. Dari tahun ke tahun (mulai tahun anggaran 1906), Gemeente Batavia selalu memperhatikan herstelling-verbetering-vernieuwing (pemulihan-perbaikan-pembaharuan) pasar-pasar yang ada di Batavia antara lain Pasar Luar Batang, Pasar Senen, Pasar Glodok, Pasar Pagi, dan lainnya (Pemprov DKI, 1991:97).
Tahun 1959, Pasar Heksagon mengalami renovasi. Sejak Bangunan Tempat Pelelangan Ikan aktif, pasar ini menjadi tempat pemukiman penduduk.

Pasar Heksagon didirikan tahun 1920. Bangunan berdenah segi enam ini memiliki gaya arsitektur Ekletik, Tradisional Belanda dan lokal. Fungsi awal adalah bangunan fasilitas teknis dari dan pasar ikan (PDA, 2004:114). Sekarang, Pasar Heksagon sudah tidak digunakan lagi.

Pasar Heksagon terdiri dari beberapa blok yaitu Blok A, B, C, D, dan E. Sekeliling Pasar Heksagon sudah ditutup oleh pagar seng, sehingga tidak dapat diketahui kondisi bagian dalamnya. Saat ini areal Pasar Heksagon digunakan sebagai tempat tinggal sementara.
Kondisi Pasar Heksagon tidak terawat. Atap bangunan mengalami kerusakan dan ada yang rubuh pada beberapa tempat. Bagian badan bangunan dalam kondisi tidak terawat.

Sebelum Pasar Heksagon ditutup oleh pagar seng, kondisi permukaan air sudah lebih tinggi dari kios. Sementara itu, tinggi kios-kios di Pasar Heksagon hampir setara dengan tinggi warga.

Pada bagian dalam Pasar Heksagon sudah mengalami perubahan. Beberapa bagian sudah dijadikan tempat tinggal oleh penduduk sekitar.