Masjid Kuno Rambitan

No. Regnas CB CB.705
SK Penetapan
No SK : PM.19/PW.007/MKP/2007
Tanggal SK : 26 Maret 2007
Tingkat SK : Menteri
Peringkat Cagar Budaya -
Jenis Cagar Budaya Bangunan
Nama Cagar Budaya Masjid Kuno Rambitan
Keberadaan Provinsi : Nusa Tenggara Barat
Kabupaten / Kota : Kabupaten Lombok Tengah

Sebagaimana masjid-masjid kuno di Pulau Lombok, Masjid Rambitan didirikan terkait dengan perkembangan ajaran Islam Wektu Telu di Pulau Lombok. Pembangunan masjid ini dihubungkan dengan nama tokoh agama islam di Rambitan, yaitu Wali Nyoto, yang makamnya terletak 2km di timur Desa Rambitan. Masjid Rambitan juga dibangun seiring dengan penyebaran dan perkembangan masuknya Agama Islam di Pulau Lombok.

Masjid Rambitan bentuknya sama dengan Masjid Gunung Pujut. Masjid Rambitan terletak dilereng bukit, berdenah bujur sangkar berukuran 6,85x6,85m. Masjid ini mempunyai satu pintu amat rendah dengan daun pintu polos tanpa hiasan terletak di sebelah selatan, sehingga bila hendak masuk harus membungkuk, sedangkan dinding masjid terbuat dari kayu dan bambu. Di bagian dalam terdapat empat buah tiang saka guru, mimbar dan mihrab.
Mihrab berukuran 0,61x0,85m terdapat pada dinding barat, menjorok keluar 1m, letaknya tidak tepat ke kiblat, akan tetapi serong 7 derajat kearah barat daya. Mimbar terbuat dari rotan dan bambu, sedangkan lantai masjid dari tanah yang dipadatkan. Atap masjid merupakan atap tumpang bertingkat dua, terbuat dari alang-alang dan ijuk. Di sebelah timur masjid terdapat sebuah bedug besar dari kulit kerbau. Pada halaman sebelah selatan terdapat kolam kering, dengan kedalaman 2,5m dan garis tengah 5m pada bagian atas dan 3m pada bagian bawah. Masjid ini dikelilingi pagar/tembok dari susunan batu bata dan kayu.