Bendungan Walahar

No. Regnas CB CB.1446
SK Penetapan
No SK : PM.58/PW.007/MKP/2010
Tanggal SK : 22 Juni 2010
Tingkat SK : Menteri
Peringkat Cagar Budaya -
Jenis Cagar Budaya Struktur
Nama Cagar Budaya Bendungan Walahar
Keberadaan Provinsi : Jawa Barat
Kabupaten / Kota : Kabupaten Karawang

Bangunan Bendung Walahar adalah sebuah cekdam untuk mengatur air sungai Citarum yang berfungsi mengairi sawah-sawah yang ada di Kabupaten Karawang. Bendungan ini dibangun pada tahun 1920 dan difungsikan pada tahun 1925 sesuai dengan inskripsi yang tertera pada dinding atas sisi utara, berbunyi "Bendung Walahar Kali Tjitarum Mulai Dipakai 30 Nopember 1925".

Bangunan terdiri dari dua bagian yang membentang arah utara -
selatan. Pada bagian bawah terdapat pintu air yang berjumlah enam buah, berukuran lebar 20 m. Pintu yang terdapat di sisi selatan dahulu digunakan untuk jalan masuk perahu pengangkut kayu, dan lima pintu lainnya untuk mengatur air. Bagian atas merupakan ruang mesin dengan konstruksi kayu jati yang kokoh dan terdapat pilar-pilar semu yang berfungsi sebagai struktur bangunan. Mesin di ruang ini dibuat di Cekoslovakia dan belum pernah turun mesin sampai sekarang. Mesin- mesin tersebut terdiri dari: (1) stop lock dengan lebar delapan meter yang menggunakan sistem knock down yang berfungsi untuk menutup saluran sebelah udik apabila pintu buang (untuk mengeluarkan air
keluar) akan diperbaiki. Mesin ini berkapasitas 12 PK. Pada pintu satu terdapat tujuh buah stop lock. (2) Panel pintu flap satu, (3) mesin bubut (untuk mereparasi spare part yang sekarang sudah tidak difungsikan kembali), (4) mesin pengerek. Selain itu juga terdapat (5) papan duga air yang semi manual untuk mengetahui tinggi permukaan air dengan sistem pelampung. Untuk sampai ke ruang ini terdapat dua tangga. Tangga di sisi selatan berupa undakan, berlantai ubin dari bahan batu andesit. Di sisi utara terdapat tangga berbahan kayu.
Arsitektur bangunan mengandung unsur-unsur pelengkung, baik sebagai konstruksi maupun sebagai dekorasi. Atap bangunan ini berbentuk limasan dari bahan kayu jati, sedangkan gentengnya menggunakan genteng jenis "keser". Pada dinding bagian atas terdapat hiasan motif geometris. Ujung bangunan bendungan sisi selatan menjorok ke arah barat. Pada dinding bagian atas terdapat dua buah bull's eye tanpa penutup yang letaknya saling berhadapan. Langit-langit di bagian teritisan menggunakan bahan kayu jati. Lantai keseluruhan menggunakan ubin dari bahan batu andesit, pintu masuk dari besi dengan motif belah ketupat yang ujung-ujungnya terpotong sehingga membentuk segi sepuluh, sedangkan jendelanya kombinasi antara kaca dan nako. Sekarang di antara bangunan atas dan bawah