Tugu Jong Soematra

No. Regnas CB CB.1511
SK Penetapan
No SK : 03 Tahun 1998
Tanggal SK : 16 Januari 1998
Tingkat SK : Walikota
No SK : 369/M/2017
Tanggal SK : 29 Desember 2017
Tingkat SK : Menteri
Peringkat Cagar Budaya Nasional
Jenis Cagar Budaya Struktur
Nama Cagar Budaya Tugu Jong Soematra
Keberadaan Provinsi : Sumatera Barat
Kabupaten / Kota : Kota Padang

Awal abad ke-20 banyak organisasi kepemudaan yang muncul di Hindia Belanda. Organisasi kepemudaan pertama yang berdiri adalah Boedi Oetomo yang berdiri pada 20 Mei 1908. Berbagai organisasi kepemudaan lain kemudian juga muncul, salah satunya adalah Jong Sumatranen Bond (JSB). Organisasi ini berdiri untuk mempererat hubungan pemuda-pemuda yang berasal dari Sumatera. JSB didirikan pada 9 Desember 1917 di Jakarta.
Pada 4-6 Juli 1919 JSB mengadakan kongres pertama di Padang. Kongres ini dihadiri oleh beberapa perwakilan JSB yang ada di Jawa dan Sumatra. Kongres ini juga dihadiri oleh Residen Sumatera Barat Le Febore yang mempunyai simpati terhadap gerakan pemuda.
Di akhir Kongres, JSB juga meresmikan pembangunan sebuah tugu. Peletakan batu pertama dilakukan pada 6 Juli 1919 oleh Mevrouw M.J.J. Ahrends Overgauw istri Mr. Ahrend yang waktu itu adalah Asisten Residen yang merangkap sebagai Walikota Padang. Tugu ini dibangun sebagai peringatan Kongres Pertama JSB. Hal tersebut diperkuat dengan tulisan awal yang ada di tugu, yaitu Terherinnering aan het 1ste Congres van JSB (mengenang Kongres Pertama JSB).
Perubahan tulisan pada tugu terjadi setelah JSB dibubarkan. Di salah satu sisi tugu tertulis angka 1917 yang merupakan tahun berdirinya JSB. Sedangkan pada sisi lain bertulis angka tahun 1930 yang merupakan tahun dibubarkannya JSB.

Tugu Jong Sumatra / Tugu Pemoeda merupakan sebuah tugu yang terletak di Padang, Sumatera Barat. Tugu ini berbentuk lingga yoni dengan bagian atas yang berbentuk runcing dan melebar di bagian bawahnya. Di bagian atas tugu ini terdapat sebuah bentuk lingkaran yang menempel dengan bagian atas tugu yang berbentuk runcing segi empat. Di bagian bawah tugu terdapat sebuah tumpak yang mempunyai bentuk seperti trapesium.
Di beberapa bagian tugu ini, tepatnya di bagian sisi di masing-masing tumpak terdapat beberapa nisan yang berisi tulisan. Nisan pertama bertuliskan “Peringatan Rapat Besar Kesatoe J.S.B (Jong Sumatranen Bond). Di atas nisan ini, terdapat sebuah nisan lain yang bertuliskan “Perkoempoelan Pemoeda Soematra Dalam Rapat Besar di Kota Jakarta…..”. Namun sayang, tulisan pada nisan ini tidak dapat terbaca seluruhnya.
Pada sisi lain bagian tumpak, tepatnya di sebelah kiri nisan pertama terdapat nisan yang bertuliskan angka “1910”. Di sisi sebelah kiri nisan angka 1910 terdapat sebuah nisan yang bertuliskan “Kekallah Agama Islam.” Sisi terakhir terdapat sebuah nisan bertuliskan “Tersiarnja Pergerakan Anak Sumatera”. Bentuk tugu ini hampir mirip dengan Tugu Peringatan Satoe Tahoen Repoeblik Indonesia yang terdapat di Jakarta.