Situs Gosari

No. Regnas CB CB.1911
SK Penetapan
No SK : 028/394/HK/437.12/2020
Tanggal SK : 2 Juli 2020
Tingkat SK : Bupati
Peringkat Cagar Budaya Kabupaten
Jenis Cagar Budaya Situs
Nama Cagar Budaya Situs Gosari
Keberadaan Provinsi : Jawa Timur
Kabupaten / Kota : Kabupaten Gresik

Berdasarkan data sejarah yang terpahat dalam prasasti, bahwa keberadaan Situs Gosari sudah ada sejak era Kerajaan Majapahit, yakni sejak tahun 1376 M. Hal itu dapat dilihat dari prasasti yang memuat angka tahun 1298 C, yang bertepatan dengan tahun 1376 M. (Tim Peneliti: 2006, 11-12).
Berdasarkan angka tahun yang terpahat pada prasasti itu menunjukkan bahwa keberadaan batu tulis tersebut sudah ada sejak Kerajaan Majapahit era pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389 M). Pada masa pemerintahan Hindu-Budha, Rama dapat dimaknai sebagai penguasa petani sukses (daerah pertanian) yang dibebaskan dari pajak (Ahmad Adabi, 1998:99). Adanya temuan keramik Cina dari Dinasti Song abad ke-12 – 13 M (Tim Peneliti: 2006, 31), membuktikan keberadaan situs Gosari sudah ada di era Kerajaan Singhasari. Hal itu juga dipertegas dengan temuan fragmen tembikar bercirikan Gosari pada situs-situs periode Singhasari. Situs tersebut juga memiliki peranan sangat penting dalam dunia industri dan perdagangan tembikar di nusantara.
Dengan demikian lingkungan Gosari sebagai sentra industri tembikar halus dari pensuplai produk didukung oleh daerah-daerah di sekelilingnya sebagai pengguna ataupun penjual. Selain itu ada kemungkinan besar pula bahwa pendistribusian tidak hanya pada lingkungan sekitarnya namun juga ke pusat-pusat permukiman yang lebih besar yang telah berkembang pada masa itu, yakni sekitar abad-abad ke 12-14 M. Ini berarti bahwa Gosari pada masa dulunya telah memainkan peranan yang penting di dunia perdagangan dan pengembangan teknologi industri, khususnya produk wadah tembikar halus. (2009, 16-18).

Situs Gosari terletak di sebelah timur kaki perbukitan kapur miosen akhir utara Jawa bagian timur, secara administrasi termasuk wilayah Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Gejala yang paling menonjol di situs ini adalah sebaran fragmen tembikar memadati seluruh permukaan situs, jenis tembikar sebagian besar dari bahan halus, di beberapa tempat ditemukan abu, fragmen tanah liat berbentuk silindrik dan kubus dengan permukaan terbakar, hamparan tanah liat bakar, atas dasar gejala itu muncul dugaan situs Gosari berfungsi sebagai tempat produksi tembikar halus. Di situs ini pula ditemukan rangka manusia, keramik dan mata uang; yang diketahui berasal dari abad ke-12 – 14. Pertanggalan ini sejaman dengan Prasasti Gosari berangka tahun 1376 M yang ditemukan kurang lebih 5 km ke arah utara dari lahan, terletak di atas bukit kapur.

Area selanjutnya yang berada dalam kawasan situs Gosari adalah sendang/kolam. Berdasarkan penelitian Puslitbang pada tahun 2005 kolam/sendang ini memiliki bentuk empat persegi panjang, berukuran 5x10 meter, dinding kolam dari bata dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Saat ini sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari. Selain juga ditemukan sendang yang dilengkapi pancuran kuna. temuan
Di dalam kawasan ini terdapat prasasti pada mulut goa yang terletak di bukit kapur Gosari. Dari wilayah ini di atas bukit kapur yang merupakan bagian lahannya terdapat tinggalan berupa tatahan prasasti; menurut Lutfi dari UGM prasasti tersebut di baca, sebagai berikut:

Di¹ wa² sa ni ngambal 1298
Duk wi³ nahon
Denirasanramasamadayamakadi
Sira buyutajrah tali kursi

Yang terjemahannya: tahun 1298 Saka di Ambal waktu itu didiami oleh beliau san rama samadya terutama beliau buyut ajrah talikur, beliau (yang) tersingkirkan.
Temuan serta prasasti tersebut berupa fragmen keramik Cina Dinasti Song abad 12-13 dan Dinasti Yuan abad 13-14; serta tembikar halus warna merah beserta konteks industrinya. Prasasti gosari demikian prasasti ini kemudian disebut berangka tahun 1298 C (1378 M).