Situs Cagar Budaya Lubang Tambang Loento II

No. Regnas CB CB.1868
SK Penetapan
No SK : 188.45/327/WAKO-SWL/2017
Tanggal SK : 13 Oktober 2017
Tingkat SK : Bupati
Peringkat Cagar Budaya Kota
Jenis Cagar Budaya Situs
Nama Cagar Budaya Situs Cagar Budaya Lubang Tambang Loento II
Keberadaan Provinsi : Sumatera Barat
Kabupaten / Kota : Kota Sawahlunto

Lubang tambang Loento II sudah tertera dalam peta tambang tahun 1897. Lubang tambang Loento II ini ditutup tahun 1956 dan saat pergolakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada tahun 1958 sempat difungsikan sebagai gudang penyimpanan dinamit atau bahan peledak tambang. Pada tahun 1963 lubang tambang Loento II ini sempat dibuka kembali oleh perusahaan tambang Ombilin bekerjasama dengan perusahaan tambang Polandia guna menghubungkan lubang ini dengan area tambang Sawah Luwung, namun rencana ini tidak berhasil. Pada tahun 1976 Lubang ini sempat diakses kembali guna mengambil gerobak-gerobak lori yang sebelumnya terkurung di dalam terowongan tambang. (Sumber: Arsip Peta PTBA-UPO dan wawancara dengan Pak Timbul Sipahutar dan Mardias).

Mond Mijn Loento II merupakan lubang tambang transpor utama yang menjadi muara dari beberapa lubang tambang Pandjang, Doerian dan Soengai Doerian bahkan sampai pada lubang tambang Sawah Rassau V sepanjang ± 5 km. Lubang tambang Loento II memiliki 2 (dua) buah pintu (pintu masuk dan pintu keluar), 1 (satu) lubang ventilasi dan 1 (satu) lubang untuk pembuangan material dari lubang tambang. Lubang tambang Loento II berada pada ketinggian +275 dpl (dari permukaan laut). Mulut tambang terbuat dari beton, pada kedalaman 80 meter terdapat terowongan penghubung antara lubang masuk dan lubang keluar. Antara 0 meter (mulut lubang) sampai jarak 500 meter terdapat 5 terowongan penghubung antara lubang masuk dan lubang keluar. Pada jalur masuk lubang tambang Loento II ini terdapat bilik-bilik kecil sebagai tempat istirahat pekerja. Di area pintu lubang ventilasi Loento II terdapat puing bangunan dan terdapat juga tapak-tapak tempat kedudukan mesin angin. Pintu ventilasi Loento II ini berada pada elevasi +285 dpl, lebih tinggi 10 meter dari pintu masuk utama.