Menara Pembangkit Listrik Kubang Sirakuak

No. Regnas CB CB.1889
SK Penetapan
No SK : 188.45/329/WAKO-SWL/2019
Tanggal SK : 2 Desember 2019
Tingkat SK : Bupati
Peringkat Cagar Budaya Kota
Jenis Cagar Budaya Struktur
Nama Cagar Budaya Menara Pembangkit Listrik Kubang Sirakuak
Keberadaan Provinsi : Sumatera Barat
Kabupaten / Kota : Kota Sawahlunto

Menara beton ini dibangun N.V. Beton Maatschappij pada
tahun 1911 di sebelah Selatan bangunan gedung pembangkit.
Menara beton itu menggantikan menara pertama setinggi 40
M berbahan besi disebelah Utara. Fungsi dari menara ini
adalah Untuk saluran udara dan pengendalian asap dari
pembakaran batubara terhadap lingkungan, terlebih di daerah
lembah seperti Sawahlunto yang terkungkung perbukitan.
Dibutuhkan menara cerobong udara/asap yang lebih tinggi.
Sentral listrik ini menjadi pembangkit yang berkapasitas
terbesar di Hindia Belanda ketika itu. Hal ini sangat
dimungkinkan karena sentral istrik ini berada di daerah
penambangan batubara.

Menara electrische Centrale ini merupakan menara cerobong
asap pembangkit listrik PLTU Kubang Sirakuak. Menara
cerobong asap ini terbuat dari beton denganketinggian 70
Meter. Menara ini memiliki dasar sebagai tapak menara
berbentuk persegi delapan dengan panjang 1,8 Meter tiap
sisinya dan pada bagian atas menara cerobong asap memiliki
sisi 1,2 Meter. Sedangkan diameter menara cerobong asap
pada bagian dalam sepanjang 1,5 Meter. Pada bagian dasarbangunan menara cerobong asap ini terdapat terowongan
yang menghubungkan menara dengan basement PLTU
sebagai saluran asap pembangkaran. Pada bagian atas menara
terdapat ornamen berbentuk cincin sebanyak 3 buah. Menara
ini telah mengalami bentuk pada bagian atas dengan
penambahan kubah sesuai fungsinya sekarang sebagai menara
mesjid.