Kompleks Makam Leran

  • Kompleks Makam Leran

  • Kompleks Makam Leran

NO REGNAS RNCB.20100622.04.000685
SK Penetapan

SK Menteri NoPM.56/PW.007/MKP/2010

Peringkat Cagar Budaya Kabupaten
Kategori Cagar Budaya Situs
Kabupaten/Kota Kabupaten Gresik
Provinsi Jawa Timur
Nama Pemilik Negara
Nama Pengelola

Kompleks Makam Leran termasuk di dalam situs yang disebut Pasucinan. Tokoh yang dimakamkan adalah Siti Fatimah Binti Maimun. Di makam ini terdapat prasasti berangka tahun 1110M. Sebuah babad menceritakan bahwa Fatimah adalah seorang puteri raja Cermen yang berasal dari Kedah.
Menurut Raffles, Kedah berada di India, sedangkan sumber lain mangatakan bahwa keberadaan Kedah harus dicari di Semenanjung Malaysia. Berita Pesucinan pada abad XII-XIII dari Chao Ju Kua dalam karyanya Chu-Fan-Chi menyebutkan bahwa Shefo (Jawa) juga disebut sebagai Pu-Chia-Lung yang terletak di laut Selatan.
Menurut Slamet Mulyana yang dimaksud Pu-Chia-Lung adalah Panjalu di Jawa Timur, sekarang Gresik. Berita Ying-Yai-Shenglan memperjelas bahwa keberadaan Gresik di sini bukanlah Gresik yang sekarang, tetapi Gresik sebelum Sunan Giri. Kemungkinannya adalah Pasucinan atau Leran yang semula diperkirakan
sebagai salah satu pelabuhan Panjalu yang pada
perkembangan selanjutnya menjadi Tse-Tsun atau Gresik.
Ker-sih (Gresik) dalam bahasa Cina berarti tempat yang kotor. Tom Pires pada abad XVI menceritakan bahwa Gresik diperintah oleh penguasa beragama Islam yang bertempat tinggal di Giri. Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional pada tahun 1994, 1995 dan 1996 membuktikan bahwa terdapat sisa pemukiman di sekitar makam, bahkan sampai pinggiran Sungai Manyar. Keaneka­ragaman temuan memungkinkan aktivitas perniagaan yang berorientasi pada lalu-lintas sungai.