Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang / RS. Pusat BTW

  • RS BTW

  • RS BTW1

NO REGNAS RNCB.20100108.02.000653
SK Penetapan

SK Menteri NoPM.13/PW.007/MKP/2010

Peringkat Cagar Budaya
Kategori Cagar Budaya Bangunan
Kabupaten/Kota Kota Pangkal Pinang
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Nama Pemilik Yayasan Bakti Timah
Nama Pengelola Rumah Sakit Bakti Timah

Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1920 Masehi, masa residen Doornik, W (memerintah tahun 1918-1923 Masehi), mulai membangun Hoofgebouw van Het Ziekenhuis van de Banka Tin Winning te Pangkalpinang (balai pengobatan utama atau rumah sakit utama bagi karyawan perusahaan Banka Tin Winning). Pada tahun 1953, seiring dinasionalisasinya perusahaan-perusahan pertambangan Timah Belanda, BTW (Banka Tinwinning Bedrjff), GMB (Gemenschaplijke Maatschappij Billiton) dan NV. SITEM (Singkep Tin Maatschappij) menjadi perusahaan milik negara, balai pengobatan utama atau rumah sakit utama bagi karyawan timah pada tahun 1969 dikelola oleh Unit Penambangan Timah Bangka (UPTB), sementara fungsinya disamping untuk pengobatan karyawan Unit Penambangan Timah Bangka (UPTB) juga melayani pengobatan bagi masyarakat pulau Bangka. Pada tanggal 2 Agustus 1976, Perusahaan Negara Tambang Timah diubah setatusnya menjadi perseroan terbatas dengan nama PT Timah Tbk. Selanjutnya pada tahun 1990, BUMN PT Timah mulai melakukan restrukturisasi, revitalisasi, reorganisasi, pembentukan anak perusahaan, optimalisasi penggunaan aset yang tidak relevan dengan core bisnis, pengendalian cost secara ketat dan pengembangan visi serta budaya kerja secara efisien. Termasuk di dalam program ini adalah pelepasan terhadap aset rumah sakit. Pengelolaan terhadap rumah sakit kemudian dilakukan secara swakelola pada tanggal 1 Februari 1993. Pada perkembangan selanjutnya sejak tanggal 1 April 1994, rumah sakit menjadi milik dan salah satu unit usaha dari Yayasan Bakti Timah.