Candi Brahu

  • Candi Brahu

  • Candi Brahu

  • Candi Brahu

NO REGNAS RNCB.19980721.04.000449
SK Penetapan

SK Menteri No177/M/1998

Peringkat Cagar Budaya
Kategori Cagar Budaya Situs
Kabupaten/Kota Kabupaten Mojokerto
Provinsi Jawa Timur
Nama Pemilik Negara
Nama Pengelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto

Candi Brahu merupakan tempat pemujaan Agama Budha, hal ini dapat dilihat dari gaya bangunan sisa profil atas stupa pada sudut timurlaut atap serta di dukung temuan arca-arca Budha. Di dalam bilik candi hanya terdapat susunan bata yang menyerupai sebuah altar.Disekitar Candi Brahu ditemukan benda kuna terbuat emas dan perak, berupa enam arca Budha dan lempengan perak dengan tulisan kuna. Benda-benda ini sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta,maka kemungkinan besar Candi Brahu merupakan candi berlatar belakang Agama Budha. Pada tahun 1963, sekitar 45 m ke arah barat daya Candi Brahu (Desa Bejijong) telah ditemukan empat buah lempengan tembaga (Prasasti) bertuliSKan huruf kuna, diduga dari abad X. saat ini Prasasti tersebut disimpan di Museum Trowulan. Setelah diteliti prasasti tersebut adalah prasasti Alasantan yang dikeluarkan oleh Raja Mpu Sendok. Pada tahun 861 Saka atau tepatnya 9 September 939 M. di dalam Prasasti Alasantan di antaranya telah menyebut nama sebuah bangunan suci yaitu: waharu/warahu. Berdasarkan hal itu, maka nama Brahu mungkin saja berasal dari kata waharu/warahu tersebut. Jika benar, maka umur Candi Brahu lebih tua dibandingkan dengan candi yang terdapat di Situs Trowulan.