Rumah Tradisional Bola Soba

NO REGNAS RNCB.19991004.02.000971
SK Penetapan

SK Menteri No240/M/1999

Peringkat Cagar Budaya
Kategori Cagar Budaya Bangunan
Kabupaten/Kota Kabupaten Bone
Provinsi Sulawesi Selatan
Nama Pemilik Milik Masyarakat
Nama Pengelola BPCB Makassar

Rumah tradisional Bola Soba dibangun sekitar tahun 1890 dan ditempati oleh Panglima Besar Kerajaan Bone, Baso Pagilingi Abdul Hamid. Namun pada saat pertempuran melawan Belanda Baso Pagilingi Abdul Hamid gugur bersama pasukannya di daerah batu. Rumah/istana Panglima Besar diambil alih oleh Pemerintah Belanda dan dijadikan markas tentara Belanda. Pada tahun 1912 rumah ini dipindahkan dan diubah bentuknya oleh pemerintah Belanda, dijadikan mess atau penginapan bagi tamu-tamu Belanda. Perubahan fungsi ini mengakibatkan terjadinya perubahan nama menjadi Bola Soba artinya rumah persahabatan. Pada tahun 1913, Bola Soba menjadi istana sementara pada masa pemerintahan raja Bone XXXI, Mappenyukki. Ketika revolusi kemerdekaan 17 Agustus 1945 rumah ini dijadikan markas KGS (Kesatuan Gerilya Sulawesi Selatan) dan terakhir menjadi asrama TNI hingga 1957.