OBJEK BARU TERDAFTAR

Informasi

Objek ini baru saja terdaftar pada sistem dan masih dalam proses verifikasi dan kajian untuk menentukan apakah termasuk cagar budaya atau tidak.

Makam Arung Matoa Wajo Sultan Ishak Manggabarani

  • Tanggal Daftar : 02 Desember 2018
  • Kategori : Situs
  • Kabupaten/Kota : Kota Pare-Pare
  • Provinsi : Sulawesi Selatan
  • Nama Pemilik : Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Prov. Sulawesi Selatan
  • Nama Pengelola : Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Prov. Sulawesi Selatan
  • Status Objek : Dalam Proses Verifikasi Dinas Daerah

Kompleks pemakaman ini pintu gerbangnya terletak pada sisi sebelah selatan yang pagar sebelah baratnya merupakan suatu tembok pembatas dengan komplek makam Sultan Muhammad Akil Ali. Pusara Petta Matinroe ri Parepare terletak disudut selatan-barat kompleks yakni dalam suatu bangunan Kalokko' beratap piramida, bersama dengan pusara isterinya (We Sompa Datu Tanete), ibundanya (I Madellung Datu Tanete) dan cicitnya (Hj. Andi Soji Datu Kanjenne'Datu Suppa Toa). Pada kompleks makam ini pusara Petta Matinroe ri Parepare terletak didalam bangunan Kalokko' berbentuk atas limas (piramida), dengan ukuran luas bangunan, sbb : Panjang 4,80 m, Lebar 3,50 m, Tinggi 7,58 m, Tebal tembok 0,50 m. Bangunan Kalokko' memiliki pintu masuk dengan disisi sebelah timur dengan 2 daun pintu. Lebar pintu adalah 1 meter dengan tinggi 2 meter. Pada ketiga sisi lainnya, terdapat masing-masing jendela berjeruji bilah bambu yang disertai daun jendela. Adapun ukuran masing-masing jendela tersebut adalah : lebar 1 m, tinggi 1,50 m.
Pada tengah-tengah ruangan bangunan Kalokko' tersebut, terdapat pusara Petta Matinroe ri Parepare yang berbentuk struktur dasar : panjang 3,62 m, lebar 1.80 m dan tinggi nisan 0,60 m. Adapun bahan dan bentuk nisan Petta Matinroe ri Parepare adalah kayu ulin berbentuk gada.
Terletak di halaman depan bangunan Kalokko', berjajar rapi pusara anak cucu dan kerabat Petta Matinroe ri Parepare, antara lain : Andi Mappangile bin Andi Parenrengi, Andi Bau Messang bin Abdullah Bau Massepe, I Parenrengi Daeng Pabeso' Karaeng Tinggimae Datu Suppa, To Accalo Arung Mallusetasi', La Cibu Addatuang Sidenreng dan lainnya. Pada sebelah timur kompleks pemakaman ini terdapat pula kompleks pemakaman keluarga Sayyid Achmad bin Zen Alaydrus yang terdiri dari 3 pusara. Sayyid yang dimakamkan pada tahun 1955 ini adalah merupakan kerabat Kesultanan Pontianak yang tinggal di Parepare sebagai pemuka kampung Arab di Labukkang